Written By Masrul Alam on Saturday, 20 June 2015 | 21:56

MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an). Cabang Tilawah merupakan cabang yang dilombakan dalam MTQ yaitu perlombaan membaca Al-Qur’an dengan lantunan irama lagu yang telah disepakati dalam dunia qori atau yang biasa disebut dengan nagham tilawah yang terdiri dari tujuh lagu.

Tak sedikit orang yang mengikuti ajang perlombaan ini, mengingat di Indonesia selalu diadakan setiap tahunnya. Dari sekian banyak peserta selalu diambil tiga besar yang mana masing-masing menempati juara satu, dua, dan tiga. Dari ketiga juara tersebutlah yang menurut penilaian dewan juri yang paling bagus atau bisa dikatakan yang paling sedikit kesalahan pada saat tampil didepan dewan juri. Banyak qori’ yang sebenarnya bagus namun pada saat tampil di depan dewan juri terkadang kelihatan tidak bagus, bacaannya sering salah, ataupun tiba-tiba nafas menjadi pendek. Semua itu disebabkan dari beberapa faktor yang mempengaruhi saat tampil di depan dewan juri. Semua masalah itu bisa diatasi atau bisa dikatakan ada tips-tips untuk bisa sukses dalam MTQ.
1.      Niat
Dalam perlombaan sudah pasti ada yang menang dan juga ada yang kalah, dari semua peserta perlombaan sudah barang tentu ingin menjadi sang juara. Dalam hal ini kita kaitkan dengan MTQ, yang mana perlombaan disini objeknya adalah Al-Qur’an, kitab suci umat Islam yang sangat agung kedudukannya.
Niat merupakan hal yang paling pertama dalam melakukan segala kegiatan, dalam bahasan kita yaitu MTQ. Maka taruhlah niat dalam hati yang suci benar-benar ikhlas dalam rangka untuk mensyiarkan bacaan Al-Qur’an bukan untuk niat mencari juara, setelah niat tertanam dengan baik insyaallah akan diberi kemudahan saat membaca baik itu dalam keadaan sendiri maupun saat tampil di mimmbar dengan penilaian dewan juri.
2.      Menguasai Medan
Ibarat seorang mau perang harus menguasai medan pertempuran, dalam hal ini kita kaitkan dengan mental, dalam perlombaan MTQ mental merupakan hal penting yang bisa kita katakan memiliki prosentase 50%. Misalnya saja seseorang yang katakanlah sudah menguasai materi (susunan lagu) yang akan dibacaak saat tampil namun orang tersebut mentalnya kurang bisa saja pada saat diatas panggung materi (susunan lagu) yang sudah dipersiapkan sedemikian matangnya bisa hilang atau lupa.
Hal ini sering terjadi pada Cabang Tilawah Anak-anak yang notabene mereka masih kurang dalam pengalaman dan masih takut-takutan ketika mengahadapi banyak orang, namun tak semua anak-anak begitu. Bahkan sampai pada Cabang Tilawah Remaja maupun Dewasa pun masih saja ada yang begitu.
Lantas bagaimana untuk mengatasi masalah tersebut?
Sudah manusiawa dalam perlombaan MTQ pasti semua orang akan grogi (deg-degkan), Jawaban yang paling pertama yaitu niat, niatilah yang ikhlas untuk mebaca Al-Qur’an. Mengutip ngendiko guru saya “nek moco Al-Qur’an ora ikhlas kui mesti deg-degkane kenceng” “kalau membaca Al-Qur’an tidak diniati dengan ikhlas itu akan grogi (deg-degkan)”. Dengan keikhlasan kita rasa grogi itu akan sedikit menghilang. Selanjutnya, sering-seringlah mengikuti perlombaan MTQ, dengan seringnya ini kita akan sendirinya seolah-olah sudah kebal dengan aura MTQ yang konon menyeramkan.

Syukron, mohon koreksinya.

0 komentar:

Post a Comment