Written By Masrul Alam on Thursday, 25 June 2015 | 02:50

Berikut cabang-cabang Kegiatan MTQ :
      1.      Cabang Tilawah
                          Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) adalah suatu jenis lomba membaca Al-Quran dengan bacaan mujawwad dan murottal yaitu bacaan Al-Quran yang mengandung nilai ilmu membaca, seni baca dan adab membaca menurut pedoman yang telah ditentukan.
                          Cabang inilah merupakan cabang dimana sangat banyak peminatnya. Banyak peserta yang berusaha untuk menjadi salah satu peserta terbaik dalam cabang ini. Karena cabang ini adalah cabang inti dari semua cabang perlombaan yang ada.
                          Cabang tilawah Al-Quran terdiri dari 5 golongan yang terdiri dari  golongan pria (Qori’) dan golongan wanita (Qori’ah), yaitu:
      a.       Golongan Tartil Al-Quran
      b.      Golongan Anak-anak
      c.       Golongan Remaja
      d.      Golongan Dewasa
      e.       Golongan Cacat Netra.

      2.      Cabang Tahfidhul Quran
                          Adalah suatu jenis lomba membaca Al-Quran dengan hafalan yang mengandung aspek ketepatan dan kelancaran hafalan, ilmu dan adab didahului membaca Al Quran dengan bacaan mujawwad (seni baca) menurut pedoman yang telah ditentukan.
                          Cabang Hifzh Al Quran terdiri dari 5 golongan yang bisa diikuti oleh golongan putra (hafizh) dan golongan putri (Hafizhah), yaitu:
      a.       Golongan 1 juz
      b.      Golongan 5 juz
      c.       Golongan 10 juz
      d.      Golongan 20 juz
      e.       Golongan 30 juz
Khusus golongan 1 dan 5 juz di dahului dengan Tilawah sebagaimana ketentuan dalam cabang Tilawah, dan tentunya setiap peserta harus memenuhi ketentuan-ketentuan umum dengan persyaratan ketentuan yang ada.

      3.      Cerdas Cermat Al Quran
                          Cerdas cermat, mempersyaratkan adanya konsep satu jawaban untuk satu pertanyaan. Sehingga peserta tidak mempunyai peluang jawaban lain. Hal ini sangat berpengaruh pada ilmu pengetahuan. Orang dididik untuk berfikir linier, yang mengakibatkan kakunya prinsip yang di pegang.
                          Dalam cabang ini tiap delegasi mendelegasikan kafilahnya satu grup yang terdiri dari 3 orang.

      4.      Syarhil Al Quran (Tafsir)
                          Adalah suatu jenis lomba semacam pidato namun secara berkelompok, yang terdiri dari 3 orang dengan masing-masing fungsi yaitu sebagai Pensyarah, Sari Tilawah, Qori’/Qoriah.

      5.      Kaligrafi Al Quran
                   Terdiri 3 cabang,yaitu :
      1.      Naskah : Merupakan cabang khat yang bisa dibilang paling mudah dari cabang khat lainnya. Karena dalam pembuatannya, hanya dengan cara menulis di kartoon namun juga hanya menggunakan tinta hitam. Dengan kata lain Khat Hitam-Putih
      2.      Hiasan Mushaf : Cabang khat ini terdiri dari bingkai dan tulisan khat. Namun hanya bingkai yang diberi warna. khat kebanyakan menggunakan khat naskhi. Biasanya juga menggunakan tinta hitam. Khat-nya ditulis seperti biasa ( Lurus seperti khat dalam Al Quran).
      3.      Dekorasi : Cabang khat, dimana hasil yang akan diperoleh nantinya berupa khat yang full warna, dari bingkai hingga khat. Khat biasanya boleh menggunakan bermacam-macam jenis khat.


1 komentar: